Posted by Wisnu Kuncoro Ardianto on 29 Sep 2014, 11:10:31

Awas, Futur Nasional ODOJ

Sembari menjalankan tugas kantor, dua minggu ini saya kopidarat dengan pengurus daerah ODOJ di dua kota berbeda, Palembang dan Medan.

Obrolannya sama, tentang fenomena "futur nasional" ODOJers pasca Idul Fitri lalu. Ironi memang, selepas Ramadhan dimana kebanyakan kita tilawah lebih dari 1 juz perhari, selepas bulan suci itu berlalu semangat tilawah justru mengendur. Semoga bukan semangat tilawahnya yang kendor, tapi semangat laporannya saja.

Tapi rupa-rupanya, kata semoga itu tinggal harapan. Data evaluasi dari Bidang Kordinator Admin (Kromin), menunjukkan tren penurunan laporan grup yang nyaris merata di 'ODOJLand', sebuah istilah teman-teman Litbanginfo untuk menyebut semesta ODOJ.

Dalam beberapa kasus, bahkan ada beberapa grup yang terpaksa dimerger akibat leftnya beberapa member. Grafik pertumbuhan ODOJers juga menunjukkan tren yang menurun sekalipun terus bertumbuh. Tentu saja banyak faktor yang perlu kita lihat. Promosi dan pemeliharaan grup amat berkait langsung dengan pertumbuhan grup-grup ODOJ.

Keluarnya sejumlah member mengakibatkan pendaftar baru hanya menjadi batu tambalan untuk dimasukkan ke dalam grup-grup yang sudah ada. Efeknya, pertumbuhan jumlah grup melambat.

Melihat fenomena ini, Ketua Umum ODOJ, dan sejumlah pengurus melihat bahwa masa euforia ODOJ memang sudah lewat. Segmen masyarakat yang tertarik dengan konsep ODOJ sudah terserap sehingga tugas berikutnya bagi tim Promas adalah kerja keras agar segmen masyarakat lain tertarik. Tantangannya tentu lebih besar.

Itulah mengapa promas acap bekerjasama dengan media massa, baik cetak, elektronik, maupun online, untuk menembus segmen yang lebih luas itu, dengan pada saat yang sama tetap membangun jaringan di kampus, sekolah, pesantren, masjid, dan perkantoran untuk mengenalkan ODOJ via darat.

Kembali ke gejala futur nasional ODOJ, beberapa grup sudah mencoba membuat konsep baru dengan menyamakan semua nomor juz anggota. Misalnya hari ini semua juz 1, besok seluruhnya juz 2, dan seterusnya. Dengan konsep baru ini diharapkan grup lebih fresh, tentu saja model ini tidak memestikan jumlah member harus 30.

Konsep ini memang sejalan dengan dihapuskannya frasa 'khatam grup' dan 'lelang' di seluruh penjuru ODOJ. Pun dengan ide agar ODOJ tidak dibuat ribet. Agar dibikin sesederhana mungkin tetapi berbekas. Bahwa ODOJ adalah komunitas tilawah, sedangkan program-program lain di luar core itu harus dipandang hanya sebagai pelengkap.

Oleh karena itu, jangan sampai pelengkap ini, seperti agenda-agenda insidential misalnya, kemudian justru melemahkan tugas pokok dan fungsi ODOJ sebagai komunitas tilawah karena malah lebih menguras energi ketimbang substansi ODOJ itu sendiri.

Sebab kita semua paham, pengurus ODOJ adalah pekerja yang punya tugas di kantornya masing-masing, mereka digaji untuk bekerja di instansinya sebagai sebuah amanah menafkahi keluarga. Bagian ini tidak perlu direduksi, sehingga ODOJ dapat berjalan tanpa melemahkan pekerjaan di tempat lain yang juga menuntut sifat amanah pula.

Dalam obrolan malam bersama Bidang Project dan Promas DPA Medan, sembari makan durian yang saya rasa paling manis di kota ketiga terbesar di Indonesa itu,  saya berbinar saat tahu grupnya akh Montesqiu (rupanya itu nama asli, pasti terinspirasi dari filosof Eropa penggagas Trias Politica), adalah grup yang sejauh ini selalu khatam grup. Mari jabat erat untuk grup Odoj 486 & 636 yang tetap konsisten di masa "pancaroba" ini.

Nampaknya kita memang perlu mencari inspirasi dari grup-grup yang bisa dijadikan teladan. Misalnya grup akhwat yang belum lama ini kopdar di Kebun Raya, luar biasa. Kekompakan grup yang menginspirasi. Saya lupa nomor grupnya, semoga tetap bahagia bersama grupnya.

Tugas menjaga grup ini bukan hanya milik admin, tapi tanggungjawab semua. Untuk saling menjaga dan mengingatkan. Admin-admin sudah berupaya sedemikian keras, mereka  berkumpul di Jakarta Selatan,baru-baru ini untuk konsolidasi. Mereka datang dari Cirebon, dan kota-kota lain di Jawa Tengah. Masya Allah. Apa namanya kalau bukan panggilan tanggung jawab. Motivasi apa jika bukan panggilan iman yang meletup-letup di dalam dada. Terutama tentu menjaga agar grup-grup ODOJ tetap dinamis.

Pengurus pusat juga terus melakukan evaluasi sistem. sekiranya ada hal yang bisa kami lakukan untuk membuat member lebih nyaman di ODOJ, mohon berkenan untuk menyampaikan ke pengurus ODOJ.  Jangan ragu memberikan masukan berupa kritik maupun saran. Dengan kritik dan saran kita bisa maju bersama-sama

Menjelang landing di dalam pesawat tadi, entah apa sebabnya tiba-tiba saya merenung. Melihat nun jauh ke luar jendela. Pada pertemuan laut dan langit di ujung horison sana. Di antara awan yang berkelebat menutupi pandangan. Dari titik-titik pulau yang timbul kecil-kecil di atas bentangan laut biru, saya menarik nafas berat dan membayangkan surga. Tempat yang indahnya melebihi imaji kita. Tempat yang menjadi cita-cita kita.

Lalu perlahan bertanya pada hati "Akankah komunitas kebaikan bernama ODOJ yg kita jalani bersama ini menjadi jembatan menujunya?"

Jika kita meyakininya, dan melihat jembatan itu sedang butuh penopang, mari membahu bersama, kita topang jembatan itu sama-sama. Mari saling ingatkan, dan mari sederhanakan ODOJ.

Terakhir, terimakasih kepada pengurus ODOJ di Sumsel atas pempek Palembangnya :) . Saya berdoa setulusnya, semoga Allah memberikan kebahagiaan selama-lamanya. Amiin.

 

 

Kontributor : Sigit Kamseno (Kabid Promas  ODOJ)

Redaktur: Satriani/@satri_

SHARE

05 Feb 2016, 15:07:50
PJH YUK
23 Nov 2015, 17:32:53
"Renunganku ......."
17 Nov 2015, 14:34:38
ODOJ Spirit Message (OSM)
11 Nov 2015, 19:34:26
Cinta Mulia ODOJ, 2 Tahun Bersamamu

Purwiyatno
08 Okt 2014, 07:39:13
Akhirnya terjadi juga apa yg saya khawatirkan,,,,semua gerakan (baca:komunitas ) apa pun pasti mengalami futur seperti ini,,,berarti komunitas ini sudah pada tahap ke2, disinilah di tuntut sebuah kreatifitas utk me buat Odoj menjadi menarik buat semua orang,,sebenarnya masih banyak yg ingin di sampai kan,,,nanti aja di Samsung lagi,,,Salam Dari group 658....

Leave Your Comment


Reload



  • Tapi kenapa kita umat Muslim tdk bisa mengalahkan Yahudi? Sangat menyedihkan :(

    On Post :
    PALESTINA, Tanah Yang Dirampas
  • Assalamualaikum wr.wb

    Nama saya Yudi Heryanto, Odoj G#234. Saya mau share terkait dgn program Odoj yg sdh…

    On Post :
    Pantun Motivasi ODOJers
  • assalamualaikum wr wb.
    mo nanya, benarkah odoj sdh tdk ada lagi sistem lelang dan target khottam group ??

    On Post :
    Haru ODOJ dari Ketua Pelaksana
  • Akhirnya terjadi juga apa yg saya khawatirkan,,,,semua gerakan (baca:komunitas ) apa pun pasti mengalami futur seperti ini,,,berarti komunitas ini sudah…

    On Post :
    Awas, Futur Nasional ODOJ
  • tbeFxZ Thanks for sharing, this is a fantastic article.Much thanks again. Will read on...

    On Post :
    Haru ODOJ dari Ketua Pelaksana