Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Benalu terindah

Oleh : Zr. Runekaf


Benalu terindah


Rasanya lelah diri ini menangis terus-menerus tanpa berpikir, hanya mengeluh. Meskipun di hadapan-Nya. justru itu yang membuatku malu. Aku malu pada diriku sendiri karena Allah telah menganugrahi aku otak, tetapi tak bijak dalam memaksimalknannya. Setelah aku melewati fase bargaining. Kini aku telah berada di posisi menerima, timbulah pengertian yang indah.

Ternyata masalahku sudah di titik klimaks, itu artinya sedikit lagi Allah beri jalan keluar. Bukankah setiap kesulitan ada kemudahan? Seperti firman-nya yang berbunyi:

 "Maka sesungguhnya beserta kesulitan pasti ada kemudahan. Sungguh berserta kesulitan pasti ada kemudahan" (QS. Al-Insyiroh: 5-6)

Wahai diri, bersabarlah, tetaplah berserah dan jangan menyerah. Percayalah bahwa Allah tidak akan diam berpangku tangan setelah kau habiskan waktumu untuk bermesraan dengan-Nya, walaupun lebih banyak berkeluh kesah.

Sungguh ada massa di mana kau tak memiliki kuasa apapun selain mengendalikan dirimu sendiri. Sebab tugas kita di muka ini hanyalah ikhtiar, ingat yah, ikhtiar, selanjutnya tawakal.

Kini aku bersyukur telah di hadirkan ia menjadi benalu dalam hidupku, justru memberikan efek positif dari sisi lain. Seperti kemarin umi yang tiba-tiba datang ke kontrakan, ternyata ada maksud terselubung di dalam rencananya kali ini. Bukan, bukan aku menolak rencananya, justru menjadi cambuk keras bagiku dalam mendekatkan diri pada-Nya, sebab sebaik-baiknya urusan adalah yang di kembalikan pada-Nya. siapa yang menyangka kalau umi yang tadinya bersikeras memiliki menantu yang sesuai dengan kreterianya dan tidak setuju dengan pilihanku, lalu tiba-tiba membawakan calon untukku yang sesuai dengan kreteriaku? Bukankah ini sebuah penghargaan terindah dari Allah? Meskipun harus menyicipi benalu kehidupan.

 

PROFIL PENULIS

Nama              : Zr. Runekaf / @zr.runekaf

WA                 : 089612825402

Grup               : Odoj G1093

Pekerjaan       : Perawat Profesional


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020