Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Biarkan Karya Menemukan Jodohnya

Oleh Nike Shinta


Biarkan Karya Menemukan Jodohnya


Berbagilah, berbagilah dengan apa yang kita punya. Memberi tak selamanya dengan materi. Terkadang kata-kata bisa jadi sangat berarati. Mulailah berbagi, sebab kita hidup tiada akan abadi. Perlu amal jariyah yang terus mengalir menyusuri ruang dan waktu.

            Ingat, surga terlalu luas untuk dihuni sendiri. Kita dan saudara seiman saling menunggu kehadiran. Mendamba pertemuan nan indah di hari yang kekal abadi. Di sana, di surga-Nya, kita akan bersua kembali. Saling berpeluk dan bergandeng tangan. Bukan karena kita takut sendiri, di sana kita telah aman. Perjuangan telah usai. Kita kembali merindu saat-saat bermesra di jalan dakwah. Kita kembali bernostalgia di bawah pohon surga. Sambil menikmati sajian yang teramat nikmat untuk diungkapkan. Pertemuan itu, kelak akan kita rasakan bersama.

            Memberilah, memberilah tanpa mengharap yang lebih besar. Sesuatu yang terlihat kecil bisa bernilai besar lantaran nilai yang terkandung di dalamnya. Kata-kata bisa menjelma menjadi sesuatu yang besar karena keikhlasan dalam diri kita. Mulailah berkata-kata. Ungkapkan dengan hati agar sampai pula ke hati.

            Kata-kata tak selamanya harus dengan suara. Ia bisa melanglangbuana dengan tulisan yang bermakna. Menulis. Tulislah dengan kata hati seolah kita sedang berbicara dengan saudara kita. Memberinya sentuhan melalui kata-kata yang menyejukkan. Biarkan tulisan mengungkap semua yang tak terucap. Biar ia melakukan perjalanannya sendiri dalam dimensi yang berganti-ganti. Meski raga tak lagi di dunia, ia akan terus bergerilya, mencari hati yang tepat untuk disinggahi. Biar ia menemukan jodohnya sendiri.

            Tak semua orang mau menerima kata-kata kita. Tak semuanya mampu mengerti isinya. Biar ia mendapatkan pembacanya sendiri. Biarkan ia terbang tanpa sayap dan menelusuri dunia maya maupun dunia nyata. Kelak akan ada orang yang membaca dan mencernanya dengan baik. Seolah itu adalah kado terindah dari kita untuk saudara. Sang pembaca akan tersenyum bahagia menyaksikan kata-kata kita menjelma menjadi seutas rindu yang memotivasi. Di antara masalah yang mendera, pada kegundahan hati yang merajalela, ada kata-kata sebagai pelipur lara.

            Teruslah berkarya. Dengan berkarya berarti kita telah menggoreskan amal yang tiada putusnya. Meski diri tak lagi menginjak bumi, ia akan terus menyampaikan kebaikan-kebaikan yang membuat kita terus hidup. Walau raga sudah tiada, ia tetap menjadi inspirasi dan motivasi yang menyala.

            Menulislah, tidak perlu menunggu pandai menulis baru berkarya. Dengan berkarya kita telah belajar untuk menulis dan berkata-kata. Dengan menulis, otak kita akan berpikir kritis dan mencerna hal-hal yang tampak biasa saja namun bisa menjadi luar biasa.

            “Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.” (Al Muddatstsir:6)

            Ayat di atas mengingatkan kita untuk tidak mengharapkan imbalan atas apa yang kita berikan. Biar Allah yang memberikan balasan untuk kita. Balasan dari Allah tentu akan melebihi espektasi kita terhadap dunia. Biar karya kita bernilai pahala, maka niatkan ia hanya untuk Allah saja. Selanjutnya Allah yang akan memberikan hadiah terbaik atas jerih payah kita.

 

Tentang penulis:

Nike Shinta adalah anggota grup ODOJ G1621. Aktivitasnya adalah sebagai penulis dan pendidik. Untuk menjalin silaturrahim bisa menghubungi media sosial instagram @nikeshintanoviyanti dan email nike.shint@gmail.com


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020