Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

ISTIQOMAH

Oleh Puji Lestari


ISTIQOMAH


Bertumpuk-tumpuk

Kujejalkan

Kulumat dalam semalam

Gemas,

Gegas,

Pedas

Tapi,

Saat kaki bersentuh kerikil di selop kiri

Limbung…

Lalu serapah

Lalu payah

Mati gundah

Kiranya hingga lapuk meja halaqoh

Kiranya tak padan teori haroki

Jeda sesaat,

Lenyap tak menanti esok hari

Istiqomah itu nikmat, namun berat

Istiqomah itu mimpi, tapi nyata member arti

Istiqomah itu…

Perjuangan sampai mati

Satu kata yang demikian berat hingga menjadikan Rosul SAW beruban, itulah ISTIQOMAH. Sering dibahas dan menjadi doa karena begitu mudahnya diucapkan, tapi sungguh berliku saat menitinya. Berat.

 

                Katakanlah, “Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Rabbmu adalah rabb Yang Maha Esa, maka tetaplah istiqomah pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya.” (QS. Fushilat : 6)


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020