Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Kenali Lebih Jauh LPQ ODOJ

LPQ ODOJ by Administrator 13 Jul 2016

Kenali Lebih Jauh LPQ ODOJ


Assalamu’alaikum Wr. Wb..

Ikhwan dan akhwat DPA, sudahkah mengenal LPQ ODOJ? Yuk kita kenali:

Apakah LPQ ODOJ itu?

LPQ ODOJ ( Lembaga Pengajaran al Quran  One Day One Juz) adalah program komunitas ODOJ dibawah Divisi Bimbingan Al Quran Departmen Training Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Visi LPQ ODOJ adalah mewujudkan generasi pencinta Al Qur'an yang memahami dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Hal ini didasari kesadaran bahwa dari 87.18% pemeluk agama Islam di Indonesia, 65% belum mampu membaca Al Qur'an.

Mengapa ODOJ membangun LPQ?
Hal utama yang melatarbelakangi pendirian LPQ adalah adanya ODOJ sebagai komunitas  dengan komitmen membaca Al Quran satu hari satu juz.  Keluhan didapat dari beberapa ODOJer yang merasa bacaannya belum tartil, hanya sekedar membaca atau bahkan sekedar kholas tanpa memperdalam apakah sudah benar bacaaannya secara kaidah yang sebenarnya. Maka, LPQ ODOJ dibangun untuk menjadi pondasi dasar dari pergerakan ODOJ sebagai lembaga yang memastikan penerapan langsung dalam bacaan tilawah ODOJers.

LPQ ODOJ merupakan sarana yang dibuat ODOJ dgn tujuan selain memperbaiki bacaan ODOJers dan umum, juga bertujuan utama untuk mencetak pengajar Al Qur'an dengan kualitas standar "gold" yaitu pengajar yang disertifikasi didalam mengajar Al Qur'an.

Kegiatan LPQ sudah dimulai di DPP sejak awal tahun 2015 di Sekretariat ODOJ Pusat.  Selain itu juga diadakan dauroh tahsin dan pembelajaran membaca Al Qur’an yang berpusat di Masjid At Tin.  Melanjutkan kegiatan tersebut, diadakan pula beberapa kegiatan di Masjid Abu Bakar, Jakarta Timur.

Apa program LPQ ODOJ?
Untuk tahun 2016 ODOJ memiliki program menjaring 1000 Pengajar Al Qur'an se-Indonesia melalui LPQ, dan in syaa Allah akan diwisuda pada event Olimpiade Pencinta Qur'an (OPQ) bulan November 2016 nanti.

Tentunya dengan program ODOJ untuk menjaring Pengajar Al Qur'an se-Indonesia ini,  peran serta  DPA-DPA seluruh Indonesia akan secara langsung mendukung upaya kita mencapai target terkumpulnya 1000 pengajar dalam jejaring LPQ. 1000 pengajar tersebut akan menjadi ujung tombak peningkatan kualitas tilawah ODOJer dan masyarakat umum.

Mengapa menjaring pengajar lewat LPQ?
1. ODOJ telah membentuk LPQ untuk program tahsin. Mari kita gunakan fasilitas yang  telah dibangun komunitas kita.

2. ODOJers telah dikenal istiqomah bertilawah dengan jumlah yang cukup besar. Sudah waktunya kita meningkatkan kualitas tilawah kita. LPQ akan menyediakan "Klinik Tahsin" di kegiatan ODOJ di mana peserta dapat mengetest kemampuannya.

3. ODOJ memiliki DPA di seluruh provinsi Indonesia. Ada banyak wilayah Indonesia yang membutuhkan pengajar Al Qur'an. Dengan aktifnya DPA bersama LPQ, kita bangun koordinasi antar pengajar di seluruh wilayah negeri ini, baik perorangan maupun mereka yang telah tergabung dalam lembaga tahsin maupun rumah Qur'an. Para pengajar memiliki akses melalui DPA untuk menjangkau wilayah yg membutuhkan.

4. LPQ dapat bekerja sama dengan lembaga manapun tanpa bertabrakan dengan metode yang sudah ada di lembaga tahsin ataupun rumah Qur'an yang ada.

Bagaimana mekanisme penjaringan pengajar yang diterapkan melalui DPA?

Mekanisme penjaringan 1000 pengajar Al Qur'an melalui  DPA adalah sebagai berikut dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. DPA menyampaikan kepada LPQ Pusat kesediaannya untuk mengadakan proses penjaringan pengajar melalui STT, TT dan TFT.
2. STT (Seminar  Training for Teacher) @ 6 jam. Materi: a) penjelasan mengenai LPQ; b) Kesalahan jaliy dan hafiy dalam tilawah; c) micro teaching; d) test kualifikasi I.
2. TT --> Training Teacher @ 4 x 5 jam. Materi: a) pendalaman materi STT; b) micro teaching; c) test kualifikasi I dan II.
3. TFT --> Traning For Teacher @ 2 x 6 jam. Materi: a) pendalaman materi TT; b) micro teaching; c) test kualifikasi IV/final.

Tidak ada perbedaan materi baik di tingkat pusat maupun daerah. Masyarakat umum maupun odojers dapat mengikuti jejaring 1000 pengajar jika belum ikut STT, dengan ketentuan  telah memiliki syahadah tahsin. Dalam hal ini, DPA juga dapat bekerja sama dengan lembaga tahsin atau rumah Qur-an di wilayahnya. Para calon pengajar tersebut  cukup melalui test kualifikasi via video dan menunjukkan dokumen syahadahnya

Pembagian tanggung jawab antara DPA dan LPQ ODOJ:
Tanggung jawab DPA:
1. Pendanaan
2. Lokasi dan peserta
3. Pemateri STT
4. Tugas-tugas administratif dan keuangan terkait kegiatan di DPA. 
5. Penguji kualifikasi I dan II

Tanggung jawab LPQ ODOJ  Pusat:
1. Buku panduan dan nara sumber
2. Penguji kualifikasi III dan IV.
3. Sertifikat.

Apa strategi ODOJ untuk mencapai target 1000 pengajar bulan November 2016?
Mengingat waktu yang semakin pendek menuju OPQ, sesuai dengan diskusi bersama Ketua Umum ODOJ, Ustadz Ricky Adrinaldi pada hari Sabtu (28/05) yang lalu  maka penjaringan pengajar dilakukan melalui:
1.  Kerja sama DPA dengan lembaga tahsin, rumah Qur'an dan lembaga sejenis utk menyertakan para pengajarnya ke dalam jejaring LPQ ODOJ;
2. Penjaringan secara langsung kepada para pengajar melalui kominex dan penjaringan video utk memudahkan peserta dari luar daerah;
3. Para pengajar hasil dari kerja sama DPA atau perekrutan pribadi akan diikutkan melalui TFT Nasional direncanakan pada tahun 2016.

Jangan menunda berbuat kebaikan untuk dakwah kita bersama membangun jejaring pengajar Al Qur'an di negeri ini.  Semoga Allah SWT semakin memperkuat rasa persaudaraan kita utk saling membantu ODOJ dalam membumikan Al Qur'an. 

Simak video review OPQ disini https://www.youtube.com/watch?v=w6I72X0aC2A&feature=youtu.be

Wassalamualaykum. Wr. Wb.

Rina Setiawati
Ketua LPQ ODOJ

 

Red : Fandrisha Zhahira


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020