Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Komitmen “SETIA” Pada ODOJ

Hikmah by Administrator 30 Sep 2014

Komitmen “SETIA” Pada ODOJ


Teman-teman, apa kabar ODOJ-nya? Semoga kita masih istiqomah mewarnai hari-hari dengan tilawah Al Quran, minimal satu juz per hari. Teman-teman,  berapa lama bergabung dengan  ODOJ? Mungkin di antara kita sudah menjadi ODOJers selama 9 bulan, 8 bulan, bahkan ada yang baru mulai bergabung dengan ODOJ. Bagaimana kesan teman-teman saat menjadi ODOJers? Asyik, atau asyik banget? In syaa Allah, kalau saya pribadi, saya merasa bersyukur sekali bisa bergabung dengan ODOJ di Grup 330. Alhamdulillah, banyak manfaat yang bisa saya ambil dari ODOJ. Semoga Allah senantiasa merahmati ODOJers semua. Amin yaa Rabbal ‘alaamiin... 

Seiring berjalannya waktu menjadi ODOJers, mungkin ada yang pernah merasa bosan atau jenuh dengan grup ODOJ-nya, mungkin ada yang merasa tidak sreg dengan rekan-rekan dalam satu grup, dan kemungkinan rasa ketidaknyamanan lainnya. Manusiawi sebenarnya, tapi rasa jenuh atau bosan itu jangan dipelihara terlalu lama ya, harus dihalau karena hal tersebut bisa melahirkan rasa ingin keluar dari grup atau pindah ke grup lainnya. Waduh, sayang banget kalau kita keluar dari komunitas kebaikan ini. Bayangkan kelak ketika kita di akhirat, kemudian kita bisa reuni lagi dalam satu grup di surga-Nya Allah. Masya Allah, indahnya! 

Yuk, kita sama-sama berkomitmen untuk selalu istiqomah dalam NGODOJ (Ngaji One Day One Juz). Nah, kunci istiqomah itu adalah SETIA. Setia yang saya maksud ini bukan sembarang setia lho! Apa SETIA itu? 

S = Selalu meluruskan niat karena Allah SWT semata.

In syaa Allah semua sudah tahu kan bahwa amal seseorang bergantung dari niatnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk senantiasa meluruskan niat karena Allah SWT. Termasuk saat NGODOJ. Cek kembali niatan kita, apakah NGODOJ memang benar-benar kita maknai sebagai sarana ibadah untuk mendekati Allah atau hanya sekedar untuk ‘menggugurkan’ kewajiban lapor “done/kholas” pada teman-teman di grup, atau malah hanya sekedar ikut-ikutan gabung ODOJ karena teman-teman kita juga ikut ODOJ. Hmm…, luruskan kembali niat kita yuk! InsyaAllah, selama kita memiliki niat yang ikhlas lillahi ta’ala selama bergabung dengan ODOJ, kita akan senantiasa mendapatkan kemudahan dan rahmat dari-Nya. Aamiin. 

E = Energi positif senantiasa mengalir di grup

Teman-teman, sebenarnya tilawah sendiri pun dapat dilakukan tanpa harus bergabung dalam komunitas ODOJ. Hanya saja, tidak bisa kita pungkiri bahwa iman kita begitu fluktuatif. Oleh karena itu, dengan berhimpun dalam satu grup yang semua anggotanya bersemangat untuk tilawah satu juz per hari, in syaa Allah semangat kita pun akan terjaga. Ibarat virus menular, jika satu orang sudah melaporkan ‘done’ atau ‘kholas’ dalam sebuah grup ODOJ, maka anggota lain yang belum selesai NGODOJ-nya akan bersemangat untuk segera menyelesaikan. Virus posistif yang menular kan? 
Tentunya hal tersebut dilakukan dengan tetap didasari niat untuk ibadah, bukan sekedar ‘done’ atau ‘kholas’. Salah satu kelebihan di ODOJ adalah bertambahnya saudara kita, minimal 30 orang (karena dalam 1 grup biasanya terdiri dari 31 orang termasuk adminnya). Ukhuwah akan terjalin dalam grup ODOJ, saling bersaudara karena Allah serta saling mengingatkan dan menyemangati untuk lebih mendekati Allah SWT.

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi, kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, dan mereka yang saling mengingatkan tentang kebenaran dan saling mengingatkan tentang kesabaran.'' (QS Al-Ashr : 1-3). 

T = Tetap semangat hadapi segala tantangan

Allah SWT menyiapkan aneka tantangan yang tentunya telah Dia takar sesuai dengan kemampuan dalam setiap lini kehidupan kita. Pun demikian halnya saat NGODOJ. Pasti ada saja tantangan yang kita temui. Misalnya saja, kesibukan kita setiap harinya, kemalasan kita, dan lain sebagainya. Maka dari itu, kita harus bisa memotivasi diri kita sendiri dan mengambil energi positif di grup ODOJ kita agar terus bersemangat menghadapi segala tantangan tersebut. 

I = Ingat keistimewaan membaca Al Quran

Merasa bosan NGODOJ? Hmm…, segera ingat keistimewaan membaca Alquran! di antaranya: 
1. Menjadi sebaik-baik manusia 
“Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari Al Quran dan mengamalkannya.” (HR. Bukhari). 
2. Mendapat kebaikan yang berlipat ganda 
“Barangsiapa yang membaca satu huruf kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi). 
3. Bersama malaikat 
“Perumpamaan orang yang membaca Al Quran sedang ia hafal, dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca Al Quran sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih). 
4. Mempersembahkan mahkota dari cahaya pada orang tua 
“Siapa saja membaca Al Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya dan sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan pada kedua orang tuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya, ‘bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?’ Dijawab, ‘karena anakmu telah membawa Al Quran”. (HR. Al-Hakim). 
5. Mendapat safa'at 
“Bacalah Al Quran  karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi safaat kepada para ahlinya.” (HR. Muslim) 
6. Dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah  SWT 
“Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah SWT, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud). 
7. Memperoleh kedudukan yang tinggi dalam surga 
“Bacalah (Al Quran), naiklah (pada derajat-derajat surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia. Sesungguhnya kedudukan derajatmu sesuai akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad). 
8. Orang yang membaca Al Quran seperti bersedekah 
“Orang yang membaca Al Quran terang-terangan seperti orang yang bersedekah terang-terangan, orang yang membaca Al Quran secara tersembunyi seperti orang yang bersedekah secara sembunyi.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

A = Ajak sekitar untuk lebih mendekati Al Quran

“Barangsiapa mengajak kepada suatu kebaikan, maka ia mendapat pahala seperti orang yang mengikutinya, dengan tidak mengurangi sedikitpun pahala-pahala mereka. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka ia akan mendapat dosa seperti orang yang mengikutinya, dengan tidak mengurangi sedikitpun dosa-dosa mereka.” (HR. Muslim).

Sungguh luar biasa kan efeknya jika kita bisa mengajak orang lain untuk bersama dalam barisan kebaikan bernama ODOJ. Tentunya ingin sekali jika orang tua, kakak, adik, suami atau istri, dan semua orang yang kita sayangi bisa semakin dekat dengan Al Quran. Maka dari itu, dimulai dari komitmen kita untuk semakin istiqomah NGODOJ, berlanjut dengan semangat mengajak orang-orang di sekitar kita untuk lebih meningkatkan interaksi mereka pada Al Quran. 

InsyaAllah, saya berkomitmen untuk “SETIA” pada ODOJ. Bagaimana dengan Anda? 

Kontributor : Etika Aisya Avicenna (G330)
Redaktur : Fandrisha Zhahira


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020