Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Launching Kota Bekasi Sebagai Tuan Rumah Olimpiade Pecinta Quran 2016

Road to Olimpiade Pecinta Quran 2016




Ratusan orang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, berkumpul di Islamic Center Bekasi atau (IC) Bekasi dalam rangka memeriahkan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) yang digagas oleh komunitas yang namanya kini tengah melangit seiring dengan gebrakan yang akan mereka lakukan, melalui acara Olimpiade Pecinta Quran (OPQ), akhir pekan lalu. Selain Mabit, rangkaian acara lainnya dalam kerangka menyongsong perhelatan OPQ mendatang, salah satu di antaranya yakni launching Kota Bekasi sebagai tuan rumah OPQ 2016.

Acara yang dipandu oleh artis tampan kenamaan ibukota ini (Ali Zaenal), pertama kali dibuka dengan sambutan-sambutan, seperti sambutan dari perwakilan Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot) Bekasi, Ketua Umum One Day One Juz (ODOJ), dan ditutup dengan sambutan sekaligus laporan ketua pelaksana OPQ 2016.

Dalam pemaparannya, ketua pelaksana OPQ 2016 Bakat Setiadji mengatakan, terpilihnya kota Bekasi bukan karena hal-hal lain seperti aspek keindahan, kemewahan, dan sejenisnya, melainkan karena visi kota Bekasi yang dekat dengan Alquran dan memiliki slogan Kota “Ihsan”.

Selanjutnya, ia juga mengungkapkan hal lain yang sebetulnya masih bersifat rahasia, yakni mengenai kehadiran robot ODOJ yang akan menggemparkan lautan manusia yang hadir di stadion Chadrabaga dengan membaca beberapa ayat Alquran sebagaimana manusia.

“Ya! Nanti akan ada robot ODOJ yang bisa mengaji layaknya manusia pada umumnya. Jadi, jangan sampe kelewatan menyaksikan hal luar biasa tersebut bersama keluarga dan sahabat”, ujarnya.

Tak lupa, mengingat besarnya anggaran yang mencapai Rp 8 miliar, ia juga mengajak untuk seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu menyukseskan acara tersebut dengan melakukan donasi ke rekening yang telah ditentukan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan santunan anak yatim dan kajian islami dengan tema, “Rahasia Cinta Keluarga Ibrahim” oleh narasumber kenamaan, Ust. Daniel Barkah dan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Ali Zaenal. Dalam kajian terseut, narasumer mengupas tuntas semua rahasia-rahasia yang dilakukan oleh keluarga Ibrahim, yang sukses menjadi inspirasi dengan melahirkan putra yang juga seorang utusan Allah SWT (nabi) hingga akhirnya menjadi nenek moyang penutup para nabi, yang diwakili oleh kalangan Bani Abbas, yakni Rasul Muhammad SAW.

Rangkaian acara yang panjang kemudia dilajutkan dengan qiyamullail, diimami oleh Ust. Wildan Aziz sekaligus memimpin jalannya muhasabah dan shalat subuh berjamaah dan ditutup dengan kajian subuh hingga menjelang fajar tiba.

Rangkaian OPQ sendiri sebetulnya telah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu, tepatnya sejak bulan April lalu. Sejak April – Agustus, panitia penyelenggara memasukannya dalam kategori pre-event dan tahap persiapan yang di dalamnya dilakukan berbagai kegiatan, seperti fokus sosialisasi di berbagai daerah, penggalangan dana yang terdiri dari berbagai elemen, mulai dari pemerintahan yang diwalkili oleh Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, artis, pengusaha, cendikianwan muslim, dan lain sebagainya.

Selanjutnya pada bulan Juni – Juli lalu telah dilaksanakan babak penyisahan di tingkat Provinsi yang nantinya akan menghasilkan delapan nama terbaik yang akan mewakili Provinsinya masing-masing untuk delapan kategori yang akan dilombakan pkus didampingi oleh dua orang mentor untuk setiap kontingen.

Acara tersebut terbagi menjadi tiga bagian, yakni Festival Quran yang terdiri dari book fair, seminar, worshop, Community Gathering, dan lain sebagainya. Kemudian Main Event atau acara inti, yakni perlombaan MTQ, MHQ, dan TQ.

MTQ atau Musabaqah Tilawatil Quran ialah lomba membaca Alquran dengan bacaan yang mengandung nilai ilmu tajwid, seni (lagu dan suara), dan etika (adab) membaca sesuai dengan pedoman yang berlaku. Peserta bersifat perorangan, yang terdiri atas Ikhwan, Akhwat dan Anak – Anak.

MHQ atau Musabaqah Hifdzil Quran ialah musabaqah membaca Alquran dengan menghafal bacaan tartil/murottal. Bacaan yang mengandung nilai ilmu tajwid, seni (lagu dan suara), dan etika (adab) membaca sesuai dengan pedoman yang berlaku.  Peserta bersifat perorangan, yang terdiri atas Ikhwan, Akhwat dan Anak – Anak.

Sedangkan Tafsir Quran ialah Perlombaan pemahaman Alquran sesuai dengan tafsir yang telah dilakukan oleh para ulama muslim Perlombaan ini terbagi dalam Kategori Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab. Peserta bersifat perorangan, dapat diikuti oleh Ikhwan, Akhwat.

Bagian acara lainnya yakni puncak acara yang di dalamnya terdapat berbagai kegiatan, seperti ikrar 1000 pengajar Alquran yang akan mengawal dan menjaga semangat membumikan Alquran dan melangitkan manusia di seantero Indonesia, performance artis, parade kontingen, parade bedug, pengumuman peserta lomba dan penyerahan hadiah, konser nasyid, pemecahan rekor muri, dan tak lupa robot ODOJ yang akan membacakan beberapa ayat Alquran.

 

  For Sumber :

  http://www.gomuslim.co.id/read/news/2016/09/20/1569/launching-kota-bekasi-sebagai-tuan-rumah-olimpiade-pecinta-quran-2016.html

 

 

 

 

Follow Us Official Page:

#semangatOPQ2016
#suksesOPQ2016
#MYHT


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020