Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Lingkar Keterpedayaan




Terus penerus dalam perbuatan dosa akan mengeraskan hati, bahkan ketika seseorang berkeinginan untuk meninggalkan dosa tersebut, ia pun kesulitan bahkan merasa tidak mampu berhenti.

Barangsiapa yang merasa lemah untuk meninggalkan maksiat maka hendaklah memperbanyak istighfar,  sehingga hati perlahan melunak, tidak mengeras disebabkan gelimang dosa.

Memang syaithan selalu membisikkan keputusasaan.
Keputusasaan dari pertolongan Allah.
Keputusasaan dari pengampunan Allah.

Marilah mengingati, bahwa hal tersebut hanyalah bisikan makhluk yang tak ingin bersepi-sepi di neraka. Bisikan makhluk yang tak ingin bersendirian Rabb murkai.

Jangan sediakan diri untuk terpedaya.

Sungguh betapa lembutnya Allah terhadap hamba-Nya yang berdosa.
Ia tutupi sang hamba ketika bermaksiat.
Namun Ia janjikan baginya ampunan apabila hamba tersebut memohon ampunan.

وَمَن يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّـهَ يَجِدِ اللَّـهَ غَفُورًا رَّحِيمًا

"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
[QS An Nisaa: 110]

“Andai kamu tahu bagaimana Allah mengatur urusan hidupmu, pasti hati kamu akan meleleh karena cinta kepadaNya.”
[Ibnul Qoyyim Al Jauziyah]

Oleh : Ummu Adib ( Fauziah Harlest Sari )


◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇
AIHQ - DK PSDM ODOJ
AIHQ/244/12/06/2017
oaseodoj@gmail.com

#Facebook Comment

Comment cannot load, error Facebook App ID.

Bakat Setiaji Ketum 2017-2020