Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

NEGERI KEABADIAN

Oleh Asiah Ahmad


NEGERI KEABADIAN


"Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal." (QS. Al Mu'min; 39) 

 

Mungkin ketika matahari mulai menggantikan perannya, ada setangkup rasa yang bersemi pertanyaan. Inikah dunia? Setiap hari berganti. Detik menjadi menit, jam, hari, minggu, bulan bahkan tahun. Sudahkah ada bekal yang akan dibawa? Perasaan sedih campur aduk saat mengingat negeri akhirat. Seorang guru pernah mengatakan, "lakukan muhasabah diri sebelum tidur. Menghisab diri dahulu sebelum dihisab," huuuaaa, tak kuasa rasa takut menjalari hati. Adakah nanti penolong diri ini? 

Masih banyak alam yang akan dilalui setelah jiwa ini lepas dari raga. Ada alam kubur, kehancuran alam semesta, hari kebangkitan, padang mahsyar, syafa'at, hisab, penyerahan catatan amal, mizan, telaga, sirot, terakhir surga atau neraka. Astaghfirullah, ampuni aku ya, Robb. Sungguh tidak ada yang mampu aku lakukan. Sedangkan amal kebaikan hanya  seujung kuku, sebutir pasir di pantai, atau buih di lautan. Tak ada arti sama sekali. 

Di RamadhanMu tahun ini izinkan aku mencari bekal terbaik. Mengharap ridhoMu, menjadikan semua ikhlas meski teramat sulit, dan menjadikan semua peristiwa sebagai pelajaran yang memiliki hikmah. Jadikan berkah usiaku untuk bisa beribadah kepadaMu, ya Robb. CintaMu tiada akan berbanding, karena itu bimbing aku selalu mencari bekal terbaik untuk menapaki jalan menuju negeri keabadian.

Do the best. Ikhtiar, doa, istiqomah, dan tawakal akan selalu menjadi rutinitas yang tak mudah. Whatever, tetap semangat dalam takdirNya. Jangan menyerah (seperti lagu Dmasiv) hingga ruh tak lagi kembali pada raga! Allahu akbar!

_______

Asiah Ahmad
Odalf 097
Ibu Rumah Tangga
Fb Asiah Ahmad


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020