Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Peduli Al Quran




Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan."(Q.S 25:30)

Ayat diatas menceritakan tentang pengaduan Nabi Muhammad SAW kepada Allah SWT terhadap mereka yang mengacuhkan alquran di hari akhir nanti. Siapa mereka? mereka adalah muslim yang mengaku beriman kepada alquran dengan mulutnya namun pada prakteknya mereka menempatkan ajaran alquran dibelakang mereka, bahkan sampai ada yang menolak alquran. Mengaku muslim tapi menolak alquran. Naudzubillah.

Dalam ayat tersebut diceritakan juga bahwa alquran akan dijadikan saksi atas apa yang diadukan oleh Nabi Muhammad SAW. Alquran akan dijadikan seperti makhluk yang dapat bersaksi. Mereka yang mengedepankan akal mereka dibandingkan alquran akan berhadapan dengan Alquran. Mereka yang mengganggap lebih cerdas dari si pemilik alquran akan berhadapan dengan kesaksian dari Alquran. 

Mari kita introspeksi diri kita, jangan-jangan kita lah yang tergolong orang-orang yang mengacuhkan Alquran. Jangan-jangan Kita lah orang-orang yang akan mendengarkan pengaduan Nabi Muhammad SAW dan melihat kesaksian dari alquran.  Jangan-jangan kita lah yang membaca alquran namun perbuatan kita jauh dari apa yang diajarkan oleh alquran. Semoga itu bukan Kita.

Mari kita peduli pada alquran, momentum Ramadhan adalah momentum yang sangat tepat untuk berdekatan kembali dengan Alquran. Peduli dengan Alquran tidak hanya membacanya saja . Peduli pada Alquran adalah setelah membacanya  mengetahui maknanya , mengamalkan untuk selanjutnya mengajarkannya kepada orang lain.

Akhir kata, saya kutip penyataan dari Syeikh Ahmad Deedat bahwa Alquran adalah kalamNya, jika ingin bicara dengan nya maka pelajarilah Alquran dan rasakan bagaimana Allah SWT berbicara kepada anda. Mari kita peduli pada Alquran, Mari kita pelajari, Mari kita tadabburi, dan mari kita amalkan dan sebarkan.

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya".(HR Bukhari).

Penulis : Mustofa (ODOJ G456)


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020