Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Perintah Mendidik Anak dengan Baik

Parenting by Administrator 23 Okt 2015



Tugas orangtua adalah mendidik dan mengajari anak dengan baik. Amalan ini yang akan membawa kaki menuju surga. Tapi, sebaliknya jika kita tidak mendidik dengan baik, maka justru menyeret kita ke neraka dengan kelalaian yang kita lakukan sendiri sebagai orangtua.

 

Allah telah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Qs. At-Tahriim : 6)

 

Dengan mendidik, kita tidak hanya bertindak sebagai orangtua tetapi juga memuliakan anak yang telah dititipkan Allah. “Muliakanlah anak-anakmu dan didiklah mereka dengan baik” (HR. Ibnu Majah)

 

Al Qurthubi mengingatkan lagi :

“Hak anak terhadap orang tua, hendaklah orang tua memberikan nama yang baik, mengajarkannya tulis menulis dan menikahkan bila telah baligh. Tidak ada pemberian orang tua terhadap anak yang lebih baik daripada mendidiknya dengan didikan yang baik. Perintahlah anak-anakmu sholat jika sudah berumur 7 tahun, dan pukullah jika umur 10 th, jika meninggalkan sholatnya, pisahkan tempat tidur mereka.”

 

Di antara cara menyelamatkan diri dari api neraka itu ialah mendirikan salat dan bersabar, sebagaimana firman Allah SWT :

“Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu mengerjakannya” (Q.S Taha: 132)

“Setiap anak itu dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka hanya kedua orang tuanyalah yang akan menjadikannya seorang yahudi atau seorang nasrani atau seorang majusi” (HR.Bukhari)

 

Perkembangan anak bergantung kepada orangtua dalam mengembangkan fitrah itu sendiri sesuai dengan usia anak dalam pertumbuhannya. Kita bisa melihat kembali sejarah, bagaimana Nabi dan para sahabatnya dalam mendidik anak mereka, sehingga mereka menjadi pribadi-pribadi yang tangguh. Manusia teladan yang patut kita jadikan sumber utama dalam memberikan pendidikan adalah Rasulullah saw, baik kepada anak maupun cucu.

 

Jakarta, 23 Oktober 2015 Oleh : Tirai Wisely


Bakat Setiaji Ketum 2017-2020