Please wait...
00/00/0000 00:00:00 WIB

Rahasia Alif Lam Mim

Oleh Ciani Limaran


Rahasia Alif Lam Mim


Terkadang membaca Al-Qur’an hanya dilakukan sebagai sebuah aktifitas untuk mengugurkan kewajiban, malu jika menjadi wanita berjilbab namun tak pernah memegang mushaf, dan yah ada gengsi terselip ketika nama kita masuk ke dalam list yang tidak kholas tepat waktu.

Kalau gitu mending ngga usah tilawah aja? Toh niatnya ngga karena Allah.

Kena jebakan setan deh kalau sampai mikir gitu. Ingat, setan itu membisiki manusia dari segala arah, jika dari sifat pamer tidak berhasil ia akan menyelipkan rasa ragu dalam diri untuk menunda melakukan kebaikan. Waaahhh, ini setan emang licik abis.

Ikhlas dalam beribadah perlu proses, jadi kita ngga usah ragu untuk beramal sholih toh Allah menjanjikan balasan berlipat ganda untuk setiap kebaikan yang kita lakukan. Terlebih Dia Maha Mengetahui proses yang sedang kita usahakan.

Begitupun pada diri ini, seiring berjalannya waktu Allah tunjukan banyak makna tersirat jika kita mau mempelajari setiap firmn-Nya.

Pembukaan surat Al-Baqarah yang sangat singkat seringkali dibaca sambil lalu bahkan panjang pendek harokatnya diterabas, mungkin memang belum tahu, untuk itu di sinilah seharusnya kita sadar keterbatasan ilmu yang kita miliki semakin menguatkan tekad  untuk menimba ilmu selagi Allah beri kesempatan.

Alif laam miim adalah potongan dari huruf-huruf muqataah yang kesemuanya terdiri dari 14 huruf. Huruf-huruf tersebut selalu berada di awal surat dan terdapat pada 29 tempat. Kalau nggak percaya yuk sekarang cek Al-Qur’an kita J

Dan seringnya juga, kita biasa aja tuh, ga ada rasa penasaran atau semacamnya ketika melihat bahwa potongan-potongan huruf tersebut tidak memiliki terjemahan. Padahal nih ya ada sesuatu yang tersirat dibaliknya, apa itu?

Bukan tanpa tujuan Allah memulai beberapa surat di dalam Al-Qur’an dengan huruf-huruf muqataah. Memang makna dari potongan-potongan huruf tersebut hanya Allah yang mengetahui, dengan tujuan menunjukkan bahwa Al-Qur’an benar-benar sebuah mukjizat, ini membuat orang-orang kafir penasaran sebab tidak mungkin Nabi Muhammad yang tidak bisa membaca dan menulis dapat membuat yang semacam itu, pastilah benar bahwa Al-Qur’an diturunkan dari langit. Meski dengan kenyataan itu tidak semua orang-orang kafir menjadi beriman, namun ada beberapa yang Allah turunkan hidayah hingga mereka berbaiat kepada Nabi Muhammad SAW.

Nah, lalu gimana kita setelah tahu kalau Al-Qur’an benar mukjizat? Masih mau sekadar baca untuk mengugurkan kewajiban laporan kholas? Yuk bebenah berjamaah.

Hadir di majelis ilmu bukan sekadar menambah wawasan semata, ada harapan tentang meningkatnya keimanan dalam dada. Mari semangat, bukankah Allah mudahkan jalan menuju surga bagi para penuntut ilmu agama? Semoga bermanfaat.

#Facebook Comment

Comment cannot load, error Facebook App ID.

Bakat Setiaji Ketum 2017-2020