Choose Your Color

Informasi

Kegiatan

JADILAH YANG BERSUNGGUH-SUNGGUH

JADILAH YANG BERSUNGGUH-SUNGGUH

  • 2020-10-22 10:08:03.721322
  • kepenulisan
  • Kegiatan

Keberhasilan adalah milik para pejuang, ia akan mendatangi siapa saja yang bersungguh-sungguh. Bagaimana bisa seorang pendaki akan mencapai puncak jika tidak melakukan pendakian? Jika sebatas ingin, tanpa disertai usaha guna menjemputnya, maka kesuksesan hanya mimpi.

Lihatlah Rasulullah SAW, beliau sangat gigih dalam berdakwah. Dihina tak membuat langkahnya surut, dicaci tak membuat nyalinya ciut. Melihat Rasulullah terus berdakwah, kaum kafir Quraisy pun semakin semangat berusaha menggagalkan dakwah ini. Rencana pembunuhan disusun sedemikian rupa, tetapi Rasulullah tidak goyah. Sebab, beliau percaya ada Allah yang selalu menemani. Ada Allah yang senantiasa menolong. Ada Allah yang selalu menunjukkan jalan keluar bagi setiap hamba yang bertawakal.

Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (Q.S. Muhammad: 7)

Berkaca dari Rasulullah, lihatlah betapa gigihnya kekasih Allah ini menyampaikan kebenaran. Padahal nyawa sebagai taruhan. Dikejar-kejar, hidup tidak nyaman. Hadiah besar-besaran akan diberikan kepada siapa saja yang berhasil menemukan Nabi Muhammad yang melakukan pelarian. Atas izin Allah, atas tekad yang luar biasa, atas semangat yang membara, islam sampai ke seluruh penjuru dunia.

Hari ini, kita kerap kali rapuh, bukan? Sering patah karena satu cita tak tercapai. Merasa paling ringkih dan selalu tersisih karena warna kulit yang tidak putih. Hendak menyerah dengan alasan kaki tak lagi mampu melangkah. Oh, benarkah? Sebesar apa, sih, perjuangan yang sudah dikerahkan? Segigih apa meraih setiap peluang?

Dalam Al Quran surat An-Nasr, Allah berfirman bahwa manusia benar-benar berada dalam kerugian. Banyak waktu yang terbuang, tidak dimanfaatkan dalam kebaikan. Waktu luang bukan digunakan untuk berbenah, bukan pula memoles kekurangan atau memperkaya wawasan.

Insecure atau sebuah keadaan seseorang menjadi tidak nyaman, merasa tidak percaya diri, atau tidak nyaman lainnya banyak diperbincangkan di mana-mana. Apabila ditelusuri, insecure muncul karena adanya sikap membanding-bandingkan. Alhasil, percaya diri memudar, lalu keinginan menggapai cita-cita luntur perlahan.

Mari menumbuhkan kembali semangat guna menjemput segenap cita-cita. Jika lelah, istirahatlah sejenak, kemudian kembali melanjutkan langkah. Barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapat.

Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. (Q.S. Al_Kahfi; 7)

Kitalah yang harus bekerja keras dalam menjemput cita-cita. Jadikan penolakan sebagai batu pijakan, temukan kekurangan. Setelahnya, melompatlah lebih tinggi. Lakukan yang terbaik, sertakan dengan doa.

Tentang Penulis:

Wardatul Aini adalah anggota Grup ODOJ 268. Perempuan berdarah Aceh ini adalah penulis novel Mahkota Surga dan Chymophile; Sebuah Kisah Tentang Gadis Pecinta Ombak. Aktivitasnya bisa diikuti di akun IG: @wardatulaini dan Fb: Whardha Alrhayniee