Choose Your Color

Informasi

Kegiatan

TELADAN RASULULLAH

TELADAN RASULULLAH

  • 2020-10-23 10:30:27.248162
  • kepenulisan
  • Kegiatan

“Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul dan janganlah kamu merusakkan segala amalmu.” (QS. Muhammad; 33)

Rasulullah bukanlah seorang anak raja. Beliau hanya orang biasa yang lahir untuk menyempurnakan agama dan akhlak umat Muslim. Namun, dibalik kesederhanaannya, banyak hal-hal luar biasa yang bisa dijadikan teladan bagi kita sebagai umat Muslim.

Rasulullah adalah panglima perang yang santun dan penuh kasih. Meskipun seorang pemimpin perang, tidak ada perintah untuk membunuh anak-anak, ibu hamil, orang tua, dan merusak pepohonan. Saat ini perang bukan hanya untuk merebut wilayah kekuasaan, tetapi juga membantai habis manusia. Rasulullah tidak mengajarkan itu kepada umatnya, bukan?

Rasulullah adalah seorang suami yang pengertian. Beliau rela tidur di luar daripada harus mengganggu istrinya yang lelap tidur akibat kelelahan mengurus rumah. Pada hari lainnya, beliau dengan ikhlas menjahit pakaiannya sendiri, tanpa harus meminta tolong kepada istrinya. Terkadang beliau berlatih memanah dan berkuda bersama istrinya. Sangat romantis bagi pasangan suami istri.

Apalagi yang membuat beliau istimewa? Banyak dan masih sangat banyak hal tentang keistimewaan dari seorang Rasul Allah. Saat memulai dakwah, beliau sempat dilempari kotoran unta. Hingga Malaikat Jibril pun merasa sangat marah. Malaikat Jibril memohon agar Rasul mengizinkan untuk memporakporandakan desa tersebut. Lantas apa jawab Rasulullah? “Tidak perlu membinasakan mereka, wahai Jibril. Mereka berbuat seperti ini hanya karena mereka tidak mengetahui siapa aku.” Masya Allah, sungguh pendakwah seperti ini sangat langka terjadi di dunia.

Terlebih saat beliau akan wafat, seorang pemimpin, suami, ayah, kakek, sahabat dari umat Muslim, begitu mengkhawatirkan umatnya. Bibirnya selalu berucap, “ummati … ummati …ummati.” Umatku … umatku … umatku. Bukankah ini gambaran sangat cintanya beliau kepada umatnya? Seorang pemimpin dan Rasul yang patut dijadikan teladan dalam segala aspek kehidupan.

Oleh sebab itu, kita sebagai umat Rasulullah, sudah sepantasnya untuk memuji dan bershalawat kepadanya. Allah saja bershalawat kepadanya. Semoga kita diberikan syafaatnya kelak di akhirat nanti. Sudahkah bershalawat hari ini?

Tentang Penulis:  

Ashya Chiara adalah nama pena dari Asiah (salah satu member di grup Odalf 097 dan admin di grup 081 dan 399 Fasil Odalf 3). Karyanya termaktub dalam beberapa buku antologi cerpen dan puisi. Salah satu karyanya bisa ditemukan dalam buku antologi Kutemukan Cinta-Mu (Republika, 2020) bersama odojer lainnya.  Bisa dijumpai di akun facebook Asiah Ahmad dan ig thigazasiah82