Choose Your Color

Informasi

Kegiatan

Bacaan Bertabur Cinta

Bacaan Bertabur Cinta

  • 2020-12-03 23:20:48.146365
  • Administrator
  • Kegiatan

Seberapa banyak waktu yang kamu sediakan setiap hari untuk dekat dengannya? Dekat dengan bacaan yang setiap huruf yang dilafazkan bernilai kebaikan. Satu huruf yang dibaca dibalas sepuluh kebaikan. Sebuah bacaan yang sesering apapun diulang tidak akan ada rasa bosan padanya. Sebuah bacaan yang ketika dibaca seolah menjawab segala tanya yang sedang berkelana. Sebuah bacaan yang abadi sampai hari nanti. Sebuah bacaan yang isinya mengagumkan sekali. Sebuah bacaan yang setelah sekian tahun terlewati, isinya utuh tak ada satu pun yang berganti.

Sudahkah dekat dengannya? Iya, dengan Al-Quran. Menjadikannya sumber energi dalam menjalani hari. Setiap hari, kita hanya bisa mengatur jadwal demi jadwal, membuat perencanaan sedemikian rupa. Namun, dalam proses pencapaian itu, banyak sekali hal-hal tak terduga yang akan terjadi. Bersebab itulah, kita harus memiliki sumber energi. Dalam perjalanan nanti, saat menemui duri-duri yang tertusuk kaki, energi tilawah akan membuat diri mampu bangkit kembali.

Tilawah ibarat sumber energi yang akan memancar di dalam jiwa, menyinari ruang-ruang pekat di bilik hati. Setiap hari, tatkala mata terbuka menyambut pagi hingga ia terpejam kembali, banyak sekali aktivitas yang menguras emosi. Atas izin Allah, kekuatan tilawah akan menghadirkan kemudahan-kemudahan dalam menjalani hari (Dikutip dari Buku Antologi Kutemukan Cinta-Mu, halaman 218).

Tiada obat yang paling ampuh selain Al-Quran. Ia menjadi jawaban atas segala tanya, menghadirkan damai bagi jiwa yang resah. Ketika hati dilanda gundah, bukalah Al-Quran! Baca ayat demi ayat, maka tenang akan menyapa. Sempatkan pula membaca terjemahannya! Seringnya, ayat yang kita baca adalah jawaban yang atas persoalan yang sedang kita hadapai. Tidak percaya? Sesekali, cobalah! Lakukan! Daripada mendengar musik, bacalah Al-Quran! Itu lebih menenangkan.

Selain melafazkan ayat demi ayat, membaca terjemahan Al-Quran pun tidak akan pernah memunculkan rasa bosan. Malah, Allah hadirkan kekaguman demi kekaguman. Terjemahan di juz yang sama apabila dibaca di kesempatan yang berbeda akan memberikan kesan yang berbeda. Katakanlah yang dibaca adalah terjemahan surah Al-Kahfi. Pertama kali membaca kita mungkin akan terfokus pada kisah pemudah yang terperangkap di gua. Beberapa saat berlalu, terjemahan yang sama kembali di baca, maka kali ini yang ditemukan adalah hikmah dari kisah Nabi Musa as dan Nabi Khidir. Adakah bosan saat membaca ulang terjemahan tersebut? insyaAllah tidak.

 Perhatikan pula terjemahan ayat Q.S. Ali Imran ayat 159 berikut!

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkan ampunan bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.”

Ayat tersebut bisa menjadi moodboster, ya. Mungkin, sering kita lelah dan hendak menyerah dalam menghadapi tingkah seseorang, sampai akhirnya timbul insecure. Namun, ayat di atas bisa menjadi obat. Menjadi penawar, menjadi pengingat bahwa Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.

Pertanyaannya adalah bagaimana cara mendisplinkan diri agar rutin tilawah? Jawabannya adalah, yuk, cari komunitas! Bergabunglah bersama komunitas ODOJ. insyaAllah dengan bersama, kita akan saling mengingatkan dan menguatkan. Yuklah, langsung daftar ODOJ!

 

Biodata penulis:

Wardatul Aini bergabung dengan Komunitas ODOJ sejak tahun 2014. Dia tergabung sebagai anggota di grup ODOJ 268 dan saat ini diamanahkan sebagai ASMIN di grup ODOJ 268. Perempuan Aceh ini adalah penulis novel Mahkota Surga dan Chymophile; Sebuah Kisah Tentang Gadis Kecil Pecinta Ombak. Aktivitasnya bisa diikuti di IG: @wardatulaini dan fb: Whardha Alrhayniee