Choose Your Color

Informasi

Kegiatan

ADA CINTA DALAM AL-QUR’AN (ACDA)

ADA CINTA DALAM AL-QUR’AN (ACDA)

  • 2020-12-03 23:50:07.750821
  • Administrator
  • Kegiatan

Tidak henti-hentinya kita saling mengingatkan tentang kitab suci Al-Qur’an. Bukan hanya sebuah kertas yang tertulis barisan ayat demi ayat. Bukan hanya ini adalah kitab agamaku. Lantas ia hanya sebagai pelengkap dalam beragama, atau bahkan pajangan saja. Al-Qur’an sangatlah istimewa, berharga dan luar biasa. Salah satu kebesaran Allah yang sebenarnya sangatlah dekat untuk kita rasakan dan pahami bersama. Namun, apa daya tidak sedikit manusia lalai dengan kitab suci itu. Hingga tak ada rindu sekalipun untuk melantunkannya. Malah, manusia disibukkan dengan rindu terhadap manusia. Bukan kepada Allah, Rasulullah ataupun Al-Qur’an.

“Sesungguhnya telah kami turunkan kepada kalian sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kalian tidak memahaminya.” (Al-Anbiyaa 21:10)

Sebuah kemuliaan atau lebih gampang kita menyebut sebagai anugrah, tuntunan, solusi, obat, atau yang lainnya. Setiap hurufnya terukir begitu indah dan rapi. Saling bergandengan membentuk sebuah ayat yang penuh makna. Saling Bersatu menjadi sebuah peta kecil kehidupan yang sebenarnya. Dan akhirnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap embusan napas kita.

Bagi siapa saja, pembaca setia di sini yang di rahmati Allah, saatnya untuk kita pulang. Menyambut kemudian mengulurkan tangan dan memeluk erat. Pada buku istimewa yang sedang merindukan kepulanganmu, Kitab Suci Al-Qur’an. Ayo kita sama-sama mencoba untuk kembali memberikan napas padanya. Bersihkan dari debu, perbaikilah dari kerusakan. Lalu cobalah membuka perlahan sampulnya. Apa yang kamu temukan? InsyaaAllah, 99 nama Allah, Asmaul Husna Namanya.

Ya Rahman … Ya Rahim … Ya Malik … Ya Kudus …

Lafalkan setiap katanya, hati gundahpun telah sirna. Berganti rasa bahagia tak terhingga. Aamiin. Tidak salahnya bagi kita untuk menerapkan pepatah jawa. Apa itu?

Tresna jalaran saka kulina

Iya benar, yang selalu ada itulah yang akan menjadi belahan jiwa. Bagaimana? Membiasakan diri untuk tilawah setiap hari. Awalnya akan terasa berat, tetapi lama-kelamaan akan terasa ringan dan ketagihan untuk terus membacanya. Nah, itulah CINTA.

Ayo lantunkan sekarang ayatnya. Tilawah, tilawah dan terus tilawah. Sehingga berbuah kesabaran dan tumbuh akan perasaan terindah, CINTA. Iya, kita akan mencoba mencintainya. InsyaaAllah.

 

Tri Wahyuningsih, adalah perempuan muda yang sudah menikah tiga tahun yang lalu. Kesibukkan saat ini adalah mengajar di taman kanak-kanak. Ia hobi membaca dan menulis. Saat ini ia sedang mempersiapkan naskah solonya. Penulis bisa dihubungi melalui Instagram @tw_wahyuningsih atau wattpad tw_wahyuningsih.