Choose Your Color

Informasi

OSM / Oase Dakwah

Pantaskan Jiwamu Merdeka

Pantaskan Jiwamu Merdeka

  • 2020-08-17 11:11:19.591478
  • Administrator
  • OSM / Oase Dakwah

Oleh: @umarhidayat75

Bila jiwamu masih terbelenggu, itu artinya kita memiliki kesempatan untuk menjadi pahlawan kemerdekaan. Minimal pahlawan bagi diri dan memerdekakan diri dari segala bentuk perbelengguan. Jika kemerdekaan merupakan kunci kemuliaan manusia, maka segala bentuk keterbelengguan hakikatnya kehinaan.

Dalam sejarah Islam pernah kita mengenal tokoh Rib’i bin Amir. Diriwayatkan bahwa ketika Rib’i bin Amir radhiyallahu anhu, salah seorang utusan pasukan Islam dalam perang Qadishiyah ditanya tentang perihal kedatangannya oleh Rustum, panglima pasukan Persia, ia menjawab, _“Allah mengutus kami (Rasul) untuk memerdekakan manusia dari penghambaan manusia kepada manusia menuju penghambaan manusia kepada Rabb manusia, dari sempitnya kehidupan dunia kepada kelapangannya, dari ketidakadilan agama-agama yang ada kepada keadilan Islam.”_ (Lihat Al-Jihad Sabiluna hal. 119). 

Ketika kita baca makna merdeka dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia; kata merdeka mempunyai tiga arti yaitu: *pertama* yang bebas (dari penghambaan, penjajahan dan sebagainya), berdiri sendiri.  *Kedua* gagal berhenti atau berhenti untuk berhenti.  *Ketiga* yang terikat tergantung pada pihak tertentu, leluasa (dapat disebut sekehendak hatinya).

Sedang dalam bahasa arab kata merdeka disepadankan dengan kata hurriyah, bebas dari penghambaan dan al istiqla, ditafsirkan sebagai _"al-Taharrur wa al-Khalash min ayy Qaydin wa Saytharah Ajnabiyyah"_ (bebas dan lepas dari segala bentuk ikatan dan penguasaan pihak lain) , atau _al-Qudrah 'ala al-Tanfidz ma'a In'idam Kulli Qasr wa' Unf min al-Kharij"_ (Kemampuan mengaktualisasikan diri tanpa adanya segala pemaksaan dan kekerasan dari luar dirinya).

Nah, jika berpatokan dengan definisi diatas merdeka berarti bebas, penghambaan, penjajahan, bebas dari rasa takut, bebas melakukan apa yang ingin dilakukan.

Sejalan dengan makna ini Islam memandang, merdeka sejatinya adalah bebas untuk bertindak sesuai dengan syariat Islam.  Islam menginginkan kemerdekaan bagi setiap makhluk oleh karenanya ajaran Islam menolak perbudakan dalam bentuk apapun. Merdeka adalah merdeka secara kaffah merdeka dari belenggu perbudakan, kebodohan, kemelaratan, kemunduran, dan merdeka dari segala bentuk yang dapat menurunkan harkat dan derajat manusia.

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah dalam Syarah Al-Aqidah Al-Washithiyyah berkata, _“Ubudiyyah (penghambaan) kepada Allah adalah kemerdekaan yang hakiki, (sehingga) orang yang tidak menyembah kepada Allah semata, maka dia adalah hamba (budak) bagi selain Allah”._

Jika kita masih menjadi budak, hampir bisa dipastikan bahwa kita belum pantas disebut merdeka. Sebab alasan yang paling kuat untuk pantas disebut merdeka adalah terbebas dari segala bentuk perbudakaan dan penghambaan yang membelenggu, menuju hanya menghamba kepada Allah.

Bagaimana dengan Anda dan masing-masing kita? Maukah kita memperpanjang perbudakan atau menjadi pahlawan kemerdekaan?

MERDEKA atau MATI. Merdekakan diri, bersama memerdekakan orang lain menuju kemerdekaan bersama.

Selamat HUTRI ke-75 semoga tetap jaya.

 

◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇ AIHQ - DK PSDM ODOJ AIHQ/537/17/08/2020 oaseodoj@gmail.com Fp : AIHQ Onedayonejuz 🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸