Choose Your Color

Informasi

Kegiatan

PUASA ALA RASULULLAH SAW

PUASA ALA RASULULLAH SAW

  • 2021-04-29 10:32:52
  • kepenulisan
  • Kegiatan

Ramadhan bulan penuh kenikmatan. Nikmat lebih dekat dengan Allah swt juga cinta kepada Nabi Muhammad saw. Setiap Ramadhan tiba, semua umat muslim bersuka cita menyambutnya. Ibadah puasa selama 30 hari, salat tarawih berjamaah, tadarus bersama, sahur dan buka bersama. Meskipun itu adalah sebuah kewajiban dan ujian, tetapi disitulah letak sebuah kenikmatan dan kebahagiaan. Lantas bagaimana kita dalam menjalankan ibadah puasa ini? Supaya ramadhan kita lebih nikmat dan berarti?


"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (Alquran surat Al Ahzab ayat 21)


Teladan terbaik adalah Rasulullah saw. Lantas bagaimana Baginda Nabi Muhammad saw dalam berpuasa? Simak puasa ala Rasulullah berikut ini!
1.    Berniat puasa sejak malam hari
Dari Hafshoh Ummul Mukminin bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, 
“Barangsiapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.” Hadits ini dikeluarkan oleh yang lima, yaitu Abu Daud, Tirmidzi, An Nasai dan Ibnu Majah.
2.    Mengawali dengan sahur
Dalam sebuah hadits riwayat Anas bin Malik dijelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah.” (Muttafaqun ‘alaih)
3.    Menyegerakan berbuka
Rasulullah Saw bersabda: “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no 1957 – Muslim no.1098).
4.    Mengonsumsi kurma dan air putih saat berbuka puasa
Berdasarkan hadist Anas bin Malik r.a, beliau berkata:
“Rasulullah SAW berbuka dengan kurma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan kurma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air.”
Hal ini bisa kita teladani bahwa menu berbuka puasa tidaklah harus berlebihan.
5.    Membaca doa setelah berbuka puasa
"Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah." (Hadist Riwayat Abdullah bin ‘Umar)
Artinya:
"Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."

Itulah beberapa hal yang bisa kita teladani dari puasa ala Rasulullah saw. Semoga di bulan Ramadhan ini kita bisa lebih dekat dan cinta kepada Allah swt serta Nabi Muhammad saw. Aamiin.

 

BIODATA PENULIS
Tri Wahyuningsih, ibu dari anak satu ini mempunyai hobi menulis dan membaca. Lahir di Kota Temanggung, tanggal 28 Juli 1996. Sejak tahun 2015 hingga sekarang, ia bergabung dengan komunitas ODOJ. Melalui komunitas itu juga menjadikannya selalu berusaha untuk tilawah Al-Qur’an setiap hari. Penulis bisa dihubungi melalui whatsapp 085 729 417 329. Terima Kasih.