Choose Your Color

Informasi

OSM / Oase Dakwah

Aku atau Ibumu? Pahamilah

Aku atau Ibumu? Pahamilah

  • 2021-05-06 14:49:39.974554
  • kepenulisan
  • OSM / Oase Dakwah

Materi Tayang AIHQ
DK PSDM ODOJ

๐ŸกOase Dakwah
Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Kamis, 06 Mei 2021


Aku atau Ibumu? Pahamilah
Oleh: @umarhidayat75


Hari ini kartini harum namanya...
Ibuku 'Kartini' bagi hidupku, dulu kini dan selamanya. 

Berbahagialah wahai suami yang memiliki ibu yang masih hidup. Ingatlah engkau adalah milik ibumu. Itu yang pertama dan utama. Jangan engkau lupakan, dan jangan engkau nihilkan dengan apapun yang ada di dunia ini, termasuk dengan istrimu sekalipun. 

Ibumulah yang telah melahirkanmu, mempertaruhkan nyawanya demi kamu. Ibumulah yang telah memeliharamu sejak dalam kandungan. Ibumulah yang telah menyuapimu, mengendongmu, memandikanmu, melatihmu jalan, mengobatimu saat sakit, mengkhawatirkanmu saat kamu belum pulang. Ibumu yang telah melakukan segalanya buatmu. Dan tidak ada yang bisa menandinginya atau menggantikannya. Ingatlah itu wahai suami. 

Bagaimana mungkin seorang istri yang sholihah tega mengajukan pilihan pada suaminya; "pilih aku atau ibumu?" Apakah ia sudah tidak sholihah lagi? Apakah ia tidak paham akan taqdir Allah pada dirinya, bahwa ia sendiri juga ibu bagi anak-anaknya yang kelak akan menjadi istri bagi suaminya dan yang kelak akan menjadi suami bagi istrinya, tetapi tetap saja engkau adalah ibu mereka. Jangan engkau dustai. Jangan engkau lukai sunatullah untuk "para ibu". Karena sungguh bahagia dimasa tuamu, jika istri anak-anakmu kelak juga berlaku demikian terhadapmu, maka pastikan kamu terlebih dulu berlaku baik kepada ibu dari suamimu. 

Coba sekarang siapa yang menikmati gaji suami, menikmati rumahnya, menikmati kasurnya, gembira dengan keturunanya, menikmati kesuksesannya? Apakah ibunya? Atau istrinya? Jawablah dengan jujur. Wahai istri yang sholihah, bantu suamimu untuk tetap berbakti pada ibunya?  Wahai para istri. Jika ingin anak-mu berbakti pada-mu. Dukung lah suami-mu untuk berbakti pada ibunya “Sebagaimana engkau memperlakukan, begitu pula engkau akan diperlakukan”.

Jadi pahamlah kita, bahwa syariat agama telah menentukan dan menunjukkan hal yang pasti benar;  setelah menikah seorang wanita sepenuhnya menjadi milik dan tanggung jawab dari lelaki yang menikahinya. Ketika sudah menikah nanti surga seorang wanita tidak lagi “di telapak kaki ibunya” melainkan atas dasar ridho dari suaminya. 

Rasulullah Saw bersabda; “Lihatlah di mana keadaanmu dalam ketika bergaul dengan suamimu, karena suamimu adalah surga dan nerakamu.”
(HR. Ahmad 4: 341, Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1933) 

Sedangkan lelaki mempunyai tanggung jawab yaitu istrinya dan tetap milik ibunya, karena syurganya tetap atas dasar ridho dari ibunya bukan dari istrinya. Jangan jadi seorang istri yang menjadikan suamimu durhaka pada ibunya, kalau kau menjadikan suamimu lupa pada tanggung jawab kepada ibunya itu tandanya kau bukan termasuk istri yang baik. 

Apakah engkau tidak percaya pada syari'at yang dengan itu Allah menginginkan kemaslahatan dan memuliakan hamba-Nya?


โ—‡โ—‡•โ—‡โ—‡•โ—‡โ—‡•โ—‡โ—‡•โ—‡โ—‡•โ—‡โ—‡
AIHQ - DK PSDM ODOJ
AIHQ/605/06/05/2021
oaseodoj@gmail.com
Fp : AIHQ Onedayonejuz

๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ๐Ÿ”น๐Ÿ”ธ