Choose Your Color

Informasi

Kegiatan

Nikmat dan Karunia Besar dari Kata “Merdeka”

Nikmat dan Karunia Besar dari Kata “Merdeka”

  • 2021-08-27 15:00:03
  • Administrator
  • Kegiatan

Berapa banyak tetes darah yang telah mengalir untuk sebuah kemerdekaan? Berapa butiran air mata yang telah jatuh tak berbendung kala menyaksikan bangsa asing berkacak pinggang di atas penderitaan rakyat Indonesia? Berapa banyak lelehan keringat yang tertumpah demi kesejahteraan bangsa Indonesia? Berapa pasang mata yang menjadi saksi kekejaman bangsa asing kala itu?

Pahlawan yang tiada kenal takut dan lelah telah berjuang dengan segenap jiwa dan raga demi kemerdekaan NKRI. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala menerima amal ibadah semua pahlawan yang telah gugur. Betapa beruntungnya kita saat ini yang terlahir ketika Indonesia telah merdeka. Sungguh suatu karunia dan nikmat yang sangat luar biasa untuk kita semua.

Kemerdekaan yang kita rasakan saat ini adalah karunia Allah subhanahu wa ta’ala kepada hamba-Nya. Lalu, kewajiban kita adalah mensyukurinya sebagaimana kita mensyukuri nikmat Allah subhanahu wata’ala lainnya. Ketika kita bersyukur, maka bertambahkan kenikmatan yang Allah subhanahu wata’ala karuniakan kepada kita. Berlipat-lipat kali kenikmatan itu akan diberikan jika hamba-Nya pandai bersyukur. Sebagaimana Allah subhanahu wata’ala menerangkan dalam Quran Surah Ibrahim ayat 7 tentang hamba-Nya yang bersyukur.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Ayat itu mengingatkan kita untuk sealu bersyukur atas nikmat dan karunia yang kita peroleh. Jika kita tidak bersyukur, Allah subhanahu wata’ala akan memberikan azab yang pedih. Namun, terkadang kita lupa dan terlena oleh kemudahan-kemudahan yang kita peroleh. Nikmat dan karunia yang seharusnya disyukuri terkadang justru membuat kita menjauh dari Sang Pemberi nikmat.

Tugas kita sebagai bangsa Indonesia sekaligus umat muslim yang notabene termasuk umat mayoritas di negara ini adalah mempertahankan, menjaga, dan memperjuangkan kemerdekaan NKRI. Arti kemerdekaan yang sesungguhnya terletak pada bagaimana kita memaknai kemerdekaan itu sendiri. Kemerdekaan berarti telah bebas dari belenggu kesempitan dunia, ketidakadilan, dan hawa nafsu yang merajai. Sejatinya, kemerdekan dapat membawa kita menuju kelapangan dan keadilan Islam yang kita rasakan saat ini.

Secara batiniyah, kita pun bisa merasakan ketenangan dan ketenteraman dari negara yang telah merdeka ini. Kita dapat beribadah dengan lancar tanpa mendapat tentangan. Kita pun dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan mudah tanpa ada ancaman. Betapa Allah subhanahu wata’ala telah memberikan kita banyak karunia yang luar biasa.

Setelah kemerdekaan berhasil kita peroleh, sejatinya amanah besar telah bertahta di pundak kita. Apa yang telah kita lakukan untuk kemajuan negara dan bangsa ini? Apa peran yang telah kita ambil untuk negara tercinta ini? Apa yang dapat kita berikan untuk memberikan manfaat kepada orang lain? Sekaranglah saatnya untuk lebih serius dalam segala bidang yang sedang kita tekuni. Tidak akan ada yang sia-sia dari sebuah upaya yang dilakukan dengan penuh kesungguhan. Selamat hari kemerdekaan. Semoga kita senantiasa menjadi orang yang berguna dan bermartabat. Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Tentang penulis:

Nike Shinta adalah anggota grup ODOJ G1621. Aktivitasnya adalah sebagai penulis dan pendidik. Karyanya dimuat dalam beberapa buku antologi bersama. Salah satu buku yang disusun bersama anggota penulis ODOJ adalah Kutemukan Cinta-Mu yang diterbitkan oleh Republika. Untuk menjalin silaturrahim bisa menghubungi media sosial instagram @nikeshintanoviyanti.