Choose Your Color

Informasi

Kegiatan

Hati yang Merdeka

Hati yang Merdeka

  • 2021-09-16 08:57:10
  • Administrator
  • Kegiatan

Merdeka artinya bebas. Bebas dari segala bentuk penjajahan. Baik yang bersumber dari luar atau dalam diri sendiri. Kebebasan hakiki bersumber dari ketakwaan diri, kepatuhan kita pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan mengalahkan segala bentuk hawa nafsu. Merdeka bukanlah bebas lepas tak terkendali dan tanpa ada batasan. Menjauhi perkara-perkara yang dilarang oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah salah satu cara untuk memerdekakan diri dari perbudakan duniawi. 
Bentuk penjajahan dari dalam diri salah satunya adalah penyakit hati. Iri, dengki, riya’, hasad, sombong, dan sebagainya. Hati yang sakit cenderung akan condong ke hal-hal duniawi dan bahagia di dalamnya. Diperbudak hawa nafsu. Tidak peduli dengan aturan-aturan Allah Ta’ala. Melupakan, bahwa kehidupan dunia ini hanyalah sementara. 
Allah Subhanahu Wa Ta’ala, berfirman: 

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur'an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.” (Q.S Yunus: 57).

Penawar atau obat hati yang seperti kita ketahui ada lima.  Pertama, membaca al-qur’an dan mentadabburinya. Kedua, perbanyak berpuasa. Ketiga, mendirikan salat malam. Keempat, perbanyak merendahkan diri di hadapan Allah dengan berdoa dan berdzikir. Kelima, bermajelis dengan orang-orang yang sholih. 
Hati yang merdeka dari penyakit hati, tiada gelisah, kecewa, marah, dan sedih di dalamnya. Hatinya dipenuhi cahaya keimanan, ketenangan, dan condong pada kehidupan akhirat.  Ketaatan pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala membuat hatinya merdeka sehingga merasa tentram dalam kehidupannya.
Wallahu a’lam bishshowwab.


Durrah Mumtazah, member ODOJ F49AG-3473 media sosial FB: Durrah Mumtazah. Instagram:  https://www.instagram.com/durrah_mumtazah