Choose Your Color

Informasi

OSM / Oase Dakwah

Seberapa Dekat Kau dengan-Nya

Seberapa Dekat Kau dengan-Nya

  • 2021-10-12 13:18:51
  • kepenulisan
  • OSM / Oase Dakwah

Materi Tayang AIHQ
DK PSDM ODOJ

????Oase Dakwah
Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Senin,  11 Oktober 2021


Seberapa Dekat Kau dengan-Nya
Oleh: @umarhidayat75


Sedekat apa kita dengan Allah swt? Kehidupan seseorang merupakan potret kedekatan kepadaNya. 

Kedekatan seorang Mukmin dengan Allah, mendatangkan manfaat yang sangat besar. Tidak ada doanya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampuni, tidak ada kesulitannya yang tidak dimudahkan, tidak ada beban hidupnya yang tidak diringankan Allah, tidak ada kesusahan yang tidak disenangkan oleh Allah. 

''Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat.'' (QS al-Baqarah [2]: 186).

Persoalannya ternyata; sebagaimana Imam al-Ghazali dalam bukunya Minhaj al-'Abidin  mengingatkan, menjaga kedekatan dengan Allah tidaklah mudah? 

Ini soal keyakinan. Bahkan keyakinan yang benar (shohihul'aqidah), yang ditandai dengan yakin sepenuhnya hingga hilang rasa ragu dan dengan itu hati menjadi tenang. Tiga indikator bahwa kita bener-bener yakin; 1) Keyakinan yang full, utuh, sepenuhnya. 2) Tidak ada keraguan sama sekali. 3) Dan ketenanganpun didapatkan. Jujur bagi mereka yang tidak yakin tidak akan merasakan dampaknya, bahkan tidak ada faidahnya.

Bayangkan apa yang akan kau rasakan bila naik kereta api, tetapi tidak percaya pada sang masinisnya? Bayangkan apa yang akan kau rasakan bila menjadi penumpang pesawat, tetapi tidak percaya sepenuhnya pada sang pilot? Bayangkan apa yang akan terjadi bila kau menjadi penumpang kapal laut, tetapi tidak percaya sepenuhnya pada sang nahkoda? 

Sudah bisa dipastikan; perasaanya pasti tidak karuan, tidak tenang, stres, pikiran tidak karuan, depresi dan penuh rasa khawatir yang luar biasa. Nah kebayang bila kita hidup di dunia ini, ada pemiliknya, ada yang menguasainya, ada yang mengaturnya, ada yang menjamin rizkinya, tetapi kita tidak yakin? Pasti yang bersangkutan tidak tenang hidupnya.

Sungguh ketenangan hidup seseorang bisa muncul, dengan dua sebab; pertama dengan keyakinan yang benar yang menghilangkan keraguan dan berbuah ketenangan. Dan kedua bersebab adanya kedekatan antara seseorang dengan Khaliqnya. 

Dalam sebuah hadis Qudsi disebutkan, ''Barang siapa yang mencoba mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepadanya satu hasta. Barang siapa yang mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa. Barang siapa yang mendekat kepada-Ku dengan cara berjalan maka Aku akan menyongsongnya dengan cara berlari kecil.'' (HR Bukhari).

Jika kita merasa sudah dekat dengan Allah Swt, maka segalanya terasa bahagia, mudah dan ringan. Karenanya kita bisa pahami, jika dalam hidup kita masih tidak tenang; berarti ada keyakinan yang harus dikoreksi. Ada hubungan kedekatan yang harus dievaluasi. Apalagi iman itu yazidu wayankus.

Diantara sebentuk upaya kedekatan kita kepada Allah yang paling sederhana adalah dengan menghampiri Allah dengan doa dan tadharru’ darinya, serta menjaga ibadah dan amal sholih kepadaNya, maka Dia berikan kepadanya kasih sayang dan karunia-Nya.

“Rahmat-Ku, karunia-Ku dekat dengan hamba bila dia menghampiri dan memohon kepada-Ku..”. Di dalam QS. Al-Furqan 77.

Dimasa-masa sulit yang sedang kita hadapi mari semakin mendekatlah kepadaNya; agar engkau tenang dan Allah turunkan RahmatNya. Karena sesungguhnya kedekatan kepada Allah adalah ciri orang yang bertaqwa.


??•??•??•??•??•??
AIHQ - DK PSDM ODOJ
AIHQ/636/11/10/2021
oaseodoj@gmail.com
Fp : AIHQ Onedayonejuz
????????????????????????????