Choose Your Color

Informasi

OSM / Oase Dakwah

Catatan Sang Penyintas Stroke

Catatan Sang Penyintas Stroke

  • 2021-10-29 08:26:16
  • Administrator
  • OSM / Oase Dakwah

Ketika Stroke Datang, ODOJ Menyelamatkanku 

Terkena serangan Stroke? Tentu tidak ada yang mengharapkan. Stroke adalah penyakit yang tidak diduga-duga datangnya. Stroke terjadi ada dua kemungkinan: 1. Pecahnya pembuluh darah otak, 2. Penyumbatan pembuluh darah otak. Stroke biasanya diawali dengan beberapa gejala yang sudah menahun, misalnya : tekanan darah tinggi (hipertensi), gula darah tinggi (diabetes), penyakit jantung, kolesterol, dan sebagainya.

Dalam usia 53 tahun 9 bulan, saya mengalami serangan Stroke. Saya baru satu pekan pindah ke rumah baru di Sragen Jawa Tengah. Saat itu semua berjalan baik-baik saja. Saya sedang menjalankan amanah Yayasan, mendampingi Diklat Peningkatan Kapasitas Guru dan Karyawan.

Sembilan hari pertama dari dua belas hari semua berjalan lancar. Pada hari ke sepuluh, saya tiba-tiba kehilangan fokus. Malam harinya tangan kiri saya semalaman kesemutan, setiap berdiri saya terasa limbung dan mau jatuh ke arah kanan (kejlungup - Jawa). Saya masih bisa menjalankan Sholat Tahajud malam itu, walaupun setengahnya sambil duduk. Saat Subuh, kaki kanan terasa lemah, sehingga saya putuskan tidak ke Masjid.

Saya sholat Subuh berjamaah dengan istri. Alangkah kagetnya saya, bacaan sholat Subuh saya terasa pelo. Usai sholat Subuh, saya putuskan untuk istirahat dulu. Bangun waktu Dhuha, habis sholat Dhuha, badan lebih segar sehingga saya mencoba membaca Al Qur'an satu juz sebagaimana biasa anggota ODOJ Community (Komunitas One Day One Juz). Walaupun mulut saya pelo, Alhamdulillah tuntas satu juz.

Tapi saya merasakan ada yang berubah dengan tangan dan kaki kanan saya. Tangan dan kaki kanan terasa lemah. Istri saya mengajak ke dokter, tapi saya belum mau. 

Habis Asar, saya hubungi sahabat saya yang seorang dokter dan politisi. Dokter Aris Suriawan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen, yang istrinya juga sahabat istri saya dan memiliki Klinik Pengobatan, Dokter Marijati. 

Tidak banyak komentar, Dokter Marijati langsung mengirim mobil ambulans klinik lengkap dengan tenaga medisnya. Sampai di rumah, saya langsung dipasang infus dan dinaikkan ke ambulance. Saya dibawa ke RSUD Sragen untuk CT Scan otak, baru kemudian dibawa ke Klinik Rifda Gondang Sragen untuk mendapatkan perawatan sementara sambil menunggu hasil CT-SCAN. 

Alhamdulillah, selama di klinik saya mendapatkan perawatan paripurna. Hampir dua jam sekali, perawat datang memeriksa tensi, mengecek infus dan memberikan obat yang harus diminum. 

Hasil CT-SCAN menunjukkan bahwa saya mengalami penyumbatan otak kiri, sehingga bagian yang mengalami pelemahan bagian tubuh sebelah kanan. Alhamdulillah, kondisi saya cukup stabil, sehingga dokter membolehkan rawat jalan setelah 24 jam dirawat di klinik. Pulang kembali diantar ambulans klinik.

Sampai di rumah, orang yang paling berperan merawat saya adalah istri saya. Dengan sabar dan penuh kasih sayang, istri saya merawat saya 24 jam. Saya merasa sangat beruntung mendapatkan pasangan yang sangat memahami saya, walaupun saya sempat marah-marah karena tidak bisa tidur di malam pertama pulang dari klinik.

Malam-malam sehabis sholat Tahajud sebisa saya, saya merenung kenapa Allah SWT memberikan ujian ini kepada saya. Singkatnya saya merasa ini adalah bentuk Cinta dan Sayang Allah SWT kepada saya.

Saya putuskan hari itu saya akan segera kembali Istiqomah sebagai member ODOJ untuk membaca satu juz Alquran setiap hari yang sempat libur dua hari. Selanjutnya saya melihat tangan kiri saya masih normal seperti semula, saya bisa menulis ribuan kata dengan tangan kiri saya.

Alhamdulillah, setelah kembali ke jalan ODOJ, saya lebih tenang. Mungkin ini yang dimaksud Allah SWT dalam firman-Nya.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,"
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 2)

Semoga tulisan kecil ini bermanfaat untuk teman-teman semua dan masyarakat pada umumnya. Aamiin.

Pak Armu (Member ODOJ G-177), Sabtu 23 Oktober 2021