Choose Your Color

Informasi

OSM / Oase Dakwah

Masihkah Seperti Dulu?

Masihkah Seperti Dulu?

  • 2021-12-24 11:04:47
  • kepenulisan
  • OSM / Oase Dakwah

Materi Tayang AIHQ
DK PSDM ODOJ

????Oase Dakwah
Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Kamis, 23 Desember 2021


Masihkah Seperti Dulu?
Oleh: @umarhidayat75


Seperti dulu, engkau mampu melewati hari-harimu dengan baik. Kali ini pun aku semakin yakin kamu bisa melewatinya. Tangguh dan tak mengenal lelah, hari ini pun aku semakin yakin kamu juga bisa bertahan dan memilih untuk tidak menyerah. 

Seperti dulu, tergambar dengan jelas kamu bisa melakukan yang terbaik, meski itu berat, hari ini pun aku semakin yakin kamu bisa. Bisa bangkit dan sanggup untuk tegak berdiri kembali. Seperti yang ku kenal, kamu bisa sepanjang bersandar padaNya. 

Seperti dulu, seperti yang sudah-sudah, mungkin yang sedang kamu hadapi begitu berat, bahkan lebih berat dari sebelumnya, tetapi aku semakin yakin Dia memilihmu karena memang kamu hebat. Karena Dia tidak pernah salah pilih. Itu pasti. 

Seperti dulu, begitupun yang aku kenal sekarang. Bukankah sunatullah, dan hal yang wajar, bahwa dalam hidup ini tidak semua baik-baik saja. Ujian itu akan selalu datang pada empunya. Ujian hadir seiring tumbuh kembang kedewasaan kita. Tinggal bagaimana sabar menjalaninya. Karena Dia tidak pernah salah ukur. Karena dengan ujian itu Dia ingin memuliakanmu. Yakinlah. 

Seperti dulu, manusiawi jika sesekali nampak sedih. Tak mengapa. Kamu hanya butuh untuk 'mengelap' air matamu, bahkan jika air itu dibiarkan menetes, berbahagialah karena ia akan menjadi saksi dihadapanNya bahwa kamu sedang meniti syahid di jalanNya. Sungguh tidak ada yang sia-sia jika semua dijalani bersamaNya. 

Seperti dulu, yang ku temui, kamu selalu semangat berjuang untuk melewati hari-harimu. Tambahkan kekuatan dengan munajatmu. Seperti pohon yang semakin tinggi terpaan angin pun semakin menghebat. Kuatkan akarnya agar semakin kokoh dan tak mudah tumbang. Tersenyumlah, sebab kamu terpilih olehNya untuk menjadi lebih hebat dari sebelumnya (QS Al-Ankabuut : 2-3). Bukankah janjiNya selalu benar? 

Bukankah kegagalan tak seorangpun yang memimpikannya? Semua kita mau sukses. Karena sujses itu dilihat dari prosesnya, bukan sekedar hasil. Hasil itu minfadhillah. Allah menilai prosesnya, maka nikmatillah proses itu. 

Bukti Allah menilai proses, lihatlah dari kisah para nabi-nabi dan Rasul Allah seperti Nuh 1000 th berjuang pengikutnya hanya 40 orang bahkan anak dan istrinya sendiri mendustainya. Nabi Luth berjuang 100 tahun endingnya diusir kaum sadum, nabi Zakarya yang dikerjar-kejar lalu digergaji. Nabi Isa juga hampir dibunuh. Dan nabi Muhammad SAW harus pindah ke Madinah (sempat gagal di Makkah). 

Dan kamu?


??•??•??•??•??•??
AIHQ - DK PSDM ODOJ
AIHQ/653/23/12/2021
oaseodoj@gmail.com
Fp : AIHQ Onedayonejuz
????????????????????????????