Berbenah Diri: Menggunakan Nikmat Indra Sesuai Perintah Allah ๐ฟ
Setiap manusia dilahirkan ke dunia dengan karunia yang luar biasa dari Allah Swt. Salah satu bentuk kasih sayang-Nya yang paling nyata adalah ketika kita diciptakan dalam bentuk yang sempurna. Kita dibekali akal untuk berpikir, hati untuk merasa, dan pancaindra yang lengkap agar bisa menjalankan tugas sebagai khalifah di muka bumi ini.
Namun, seiring waktu, tak sedikit di antara kita yang lupa atau abai terhadap nikmat ini. Kita lebih sering menggunakan karunia tersebut untuk hal yang sekadar menyenangkan, namun jauh dari tujuan penciptaan.
Mari kita renungkan bersamaโฆ ๐ฑ
๐๏ธ Mata: Jendela untuk Melihat Kebenaran atau Sekadar Menikmati Dunia?
Mata adalah salah satu anugerah yang paling sering kita gunakan setiap hari. Dengan mata, kita bisa membaca, melihat indahnya alam, wajah orang yang kita cintai, hingga segala bentuk warna yang menghiasi kehidupan.
Namun, pertanyaan penting untuk kita semua:
Sudahkah mata ini digunakan untuk melihat dan merenungi ayat-ayat Allah? Atau hanya sebatas menatap layar, hiburan, dan dunia yang fana?
Padahal, dalam setiap lembaran Al-Qurโan yang kita baca, ada surat cinta Allah untuk hamba-Nya. Betapa sayangnya jika mata ini tak dimanfaatkan untuk menelusuri makna ayat demi ayat yang bisa membimbing kita menuju cahaya.
๐ Telinga: Mendengar Kebaikan atau Terjebak dalam Canda yang Hampa?
Telinga adalah gerbang masuknya suara. Kita bisa mendengar lantunan merdu ayat suci, suara adzan, nasihat orang tua, dan cerita kebaikan dari sesama.
Namun tak jarang pula, telinga ini justru disibukkan dengan gosip, candaan kosong, bahkan konten hiburan yang tak berfaedah.
Bukankah lebih baik jika telinga kita digunakan untuk mendengar kalimat-kalimat penuh hikmah, dzikir yang menyejukkan, atau ceramah yang membangkitkan semangat iman?
๐๐ Kulit, Hidung, dan Lidah: Indra yang Sering Terabaikan dalam Ibadah
Allah memberikan kita:
- Hidung untuk mencium aroma,
- Lidah untuk merasakan dan berbicara,
- Kulit untuk merasakan sentuhan, suhu, dan tekanan.
Ketiganya sering dianggap sebagai pelengkap semata, padahal mereka juga punya fungsi spiritual yang luar biasa.
๐น Hidung bisa menjadi pengingat saat mencium aroma harum masjid atau wangi tubuh orang shaleh.
๐น Lidah bisa menjadi alat dakwah, memberi nasihat, berdzikir, dan menyebar kebaikan.
๐น Kulit bisa menjadi pelindung, agar tubuh kita tidak digunakan untuk mendekati maksiat.
Maka mari kita tanya pada diri sendiri: Sudahkah indra-indra ini kita gunakan sesuai petunjuk Allah? Atau hanya ikut arus kesenangan dunia semata?
๐ Keistimewaan Manusia: Karunia yang Tak Dimiliki Makhluk Lain
Allah berfirman:
“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”
(QS. At-Tin: 4)
Keistimewaan kita dibanding makhluk lain adalah kesempurnaan penciptaan. Bahkan mata manusia lebih baik daripada mata seekor anjing penjaga yang tidak bisa melihat warna merah dan hijau.
Jika hewan saja patuh pada nalurinya, mengapa kita sebagai manusia tak memaksimalkan fungsi indra untuk kebaikan? Bukankah kita sudah dikaruniai akal untuk membedakan yang hak dan batil?
โจ Saatnya Berbenah Diri: Tak Ada Kata Terlambat
Setiap dari kita pasti pernah khilaf. Pernah menggunakan anggota tubuh untuk hal yang tak bermanfaat, bahkan mungkin berdosa. Tapi ingatlahโฆ
“Berbenah diri setelah berbuat salah jauh lebih bijak, daripada terus-menerus tenggelam dalam kesalahan tanpa ada usaha berubah.”
Allah Maha Pengampun. Yang Ia lihat bukan masa lalumu, tapi usahamu untuk kembali kepada-Nya.
๐ Yuk, Tumbuh dan Bergerak Bersama Menuju Kebaikan!
Kini saatnya kita menata kembali hidup. Mengarahkan setiap anggota tubuh sesuai dengan kehendak Allah. Gunakan:
- ๐๏ธ mata untuk membaca dan merenungi ayat-ayat Allah,
- ๐ telinga untuk mendengar nasihat dan ilmu yang bermanfaat,
- ๐ hidung untuk mencium wangi-wangian yang mendekatkan kita pada ibadah,
- ๐ lidah untuk berkata yang baik dan menebar semangat,
- ๐คฒ kulit untuk menjaga diri dari maksiat dan merangkul kebaikan.
โจ Karena sejatinya, menjadi lebih baik itu adalah perjalanan seumur hidup. Tak perlu menunggu sempurna, cukup mulai dari hari ini.
โ๏ธ Ditulis ulang dan diinspirasi dari pesan:
ODOJ Spirit Message: Berbenah Diri
๐
25 Mei 2025 | โ๏ธ Evi Fadillah Nur (@vie_raudhah)
Departemen Rekrutmen dan Training PSDM One Day One Juz