Jangan Merasa Baik-Baik Saja: Sebuah Panggilan untuk Hati yang Ingin Tetap Dekat dengan Al-Qur’an
Dalam perjalanan bersama Al-Qur’an, khususnya bagi para Odojers yang telah bertahun-tahun istiqamah menyelesaikan satu juz setiap hari, kadang datang masa-masa berat. Ada saat ketika hati terasa jenuh, motivasi menurun, dan bacaan murottal menggantikan bacaan langsung dari mushaf. Jika itu terjadi padamu, maka sadarlah — mungkin hatimu sedang tidak baik-baik saja.
Apakah Hati Kita Masih Bersih?
Kata-kata indah dari sahabat mulia, Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, bisa jadi cermin bagi kita semua:
“Andaikan hati kita bersih, niscaya kita tidak akan pernah merasa kenyang dengan firman Allah.”
Kalimat ini sederhana, tapi dalam maknanya. Bukankah jika kita mencintai seseorang, kita tak akan pernah bosan mendengar suaranya? Maka mengapa kita bisa merasa jenuh membaca kalam Allah — padahal Dia adalah Sang Kekasih yang sejati?
Bisa jadi, saat rasa bosan datang, ada noda dalam hati yang tak kita sadari. Dan noda itu tumbuh diam-diam, menghalangi sinar hidayah untuk masuk dengan sempurna.
Gejala Futur Itu Nyata, dan Kita Perlu Peka 😞
Bagi para Odojers, perubahan kecil bisa jadi pertanda besar:
- Dulu bisa khatam satu juz tanpa hambatan, sekarang merasa waktu tak cukup
- Dulu setoran hafalan dilakukan dengan bacaan sendiri, sekarang mulai sering menggunakan murottal
- Dulu bersemangat mengulang, sekarang merasa berat membuka mushaf
Jika tanda-tanda itu muncul, maka sudah saatnya muhasabah. Mungkin kita telah memberi ruang bagi kelalaian dalam hati kita.
Jangan Merasa Cukup — Karena Futur Tak Pernah Mengucap Salam
Satu hal yang perlu diingat: futur tidak datang dengan peringatan. Ia menyelinap perlahan, membuat kita merasa biasa saja padahal sedang jauh dari Allah. Di sinilah bahayanya: merasa baik-baik saja padahal tidak.
➡️ Kita tak boleh menormalisasi kemalasan dalam ibadah.
➡️ Kita tak boleh merasa cukup hanya karena pernah istiqamah di masa lalu.
➡️ Kita harus sadar bahwa ibadah kadang perlu dipaksakan, agar hati bisa kembali sehat dan terjaga.
Hati yang Bersih Akan Selalu Rindu Kalam-Nya 🤍
Satu ciri hati yang bersih adalah kepekaannya. Saat ia mulai menjauh dari cahaya, ia tahu ada yang salah. Ia gelisah dan segera mencari jalan kembali.
Jangan biarkan rasa itu lama menetap. Jangan beri kesempatan bagi setan untuk membisikkan bahwa semua ini “biasa saja”.
✨ Berjuanglah kembali!
✨ Paksa dirimu untuk kembali cinta pada Al-Qur’an!
✨ Bangkit dan raih kembali kemuliaan istiqamah dalam One Day One Juz!
Penutup: Persembahan Terindah untuk Sang Pencipta
Wahai sahabat pecinta Al-Qur’an, ingatlah: tak ada kata terlambat untuk kembali. Jika hari ini kamu futur, maka hari ini juga kamu bisa mulai lagi. Jangan tunggu hati makin keras. Jangan tunggu hidup makin tak terarah.
📌 Ibadah yang dipaksa hari ini akan menjadi kebiasaan yang dirindukan esok hari.
Mari jadikan satu juz per hari ini sebagai persembahan terbaik kita untuk Allah. Karena tiada yang lebih indah dari hidup yang dipenuhi cahaya firman-Nya. 🌺📖
✍️ Ditulis ulang dari pesan penuh makna oleh:
Iffah Zubaidah
📆 13 Juli 2025
📍 Departemen Rekrutmen dan Training PSDM ODOJ
📸 Instagram: @iffah.zubaidah.3